Panduan

Bolehkah Bawa Vape di Pesawat? Aturan Resmi dan Cara Amannya (2026)

Tim Vapertize 26 Agustus 2026 ~7 menit baca Khusus 21+
PANDUANBAWA VAPEDI PESAWATVAPERTIZEยท vapertize.id

Mau mudik, liburan, atau perjalanan dinas dan bingung apakah vape boleh ikut naik pesawat? Kabar baiknya, boleh. Kabar yang perlu kamu tahu, ada aturan resmi yang wajib diikuti supaya tidak ditahan petugas di pemeriksaan keamanan bandara. Artikel ini khusus untuk perokok dewasa 21 tahun ke atas yang sudah memakai produk vape legal dan bercukai, dan ingin bepergian dengan aman.

Vapertize, toko vape di Pasuruan yang melayani Bangil, Pandaan, dan sekitarnya, sering ditanya soal ini oleh pelanggan yang mau terbang. Berikut panduan lengkapnya, mulai dari aturan resmi, cara packing baterai dan liquid, sampai hal yang wajib kamu cek kalau tujuanmu ke luar negeri.

Jawaban Singkat: Boleh, Tapi Ada Syaratnya

Vape dan rokok elektrik boleh dibawa naik pesawat di Indonesia. Ketentuannya diatur dalam Surat Edaran Dirjen Perhubungan Udara Nomor 12 Tahun 2024 (SE 12 DJPU 2024). Intinya ada tiga: perangkat wajib dibawa di kabin, bukan di bagasi tercatat, jumlahnya dibatasi, dan perangkat tidak boleh dinyalakan atau diisi ulang selama penerbangan. Selama kamu mengikuti tiga hal itu, vape kamu aman ikut terbang.

Aturan Resmi Bawa Vape di Pesawat

Berdasarkan SE 12 DJPU 2024, ini poin-poin yang perlu kamu pegang sebelum ke bandara:

Kalau kamu belum yakin produkmu legal, pastikan device dan liquid yang kamu bawa adalah produk resmi berpita cukai. Selain lebih aman secara hukum, produk resmi juga lebih mudah dipertanggungjawabkan saat pemeriksaan. Baca dulu cukai dan legalitas vape di Indonesia supaya kamu paham status produk yang kamu punya.

Kabin atau Bagasi? Ini yang Paling Sering Salah

Kesalahan paling umum adalah memasukkan vape atau baterai cadangan ke koper bagasi tercatat karena dianggap lebih praktis. Justru ini yang dilarang. Alasannya soal keselamatan: baterai lithium bisa mengalami korsleting atau panas berlebih, dan kalau itu terjadi di ruang bagasi yang tidak diawasi, api sulit dideteksi dan dipadamkan. Di kabin, insiden sekecil apa pun bisa langsung ditangani awak kabin.

Jadi aturannya jelas. Perangkat vape, baterai yang terpasang, dan baterai cadangan semuanya wajib di kabin. Jangan pernah menaruhnya di bagasi tercatat, sekalipun cuma satu baterai kecil.

Cara Packing Vape yang Benar Sebelum ke Bandara

1. Matikan Device dan Lepas Pod

Matikan perangkat sepenuhnya. Banyak pod modern punya cara mematikan dengan menekan tombol lima kali. Kalau perangkatmu tipe draw activated tanpa tombol, lepas pod atau cartridge-nya supaya tidak aktif tanpa sengaja saat tertekan di dalam tas.

2. Amankan Baterai Cadangan

Kalau kamu membawa baterai lepasan seperti 18650 atau 21700 untuk mod, lindungi kedua kutubnya. Gunakan case baterai plastik atau tempel selotip di bagian terminal supaya tidak bersentuhan dengan koin, kunci, atau benda logam lain yang bisa memicu korsleting. Merawat baterai dengan benar juga memperpanjang umurnya, dan kamu bisa pelajari selengkapnya di cara merawat baterai vape biar awet dan aman.

3. Kemas Liquid Supaya Tidak Bocor

Tekanan udara di kabin berubah selama penerbangan, dan ini bisa membuat liquid merembes keluar dari pod atau botol yang tidak rapat. Kosongkan pod sebisa mungkin sebelum terbang, tutup botol liquid serapat mungkin, lalu masukkan semuanya ke kantong plastik bening. Kalau kamu sering mengalami rembes, tips di vape bocor dan cara mengatasinya dan cara menyimpan liquid vape akan sangat membantu menjaga liquid tetap rapi dan rasanya awet.

Yang Dilarang Selama Penerbangan

Membawa vape berbeda dengan memakainya. Selama di dalam pesawat, kamu dilarang keras melakukan hal berikut:

Kalau kamu benar-benar butuh mengisap saat transit, cari area merokok resmi di dalam bandara. Di luar area itu, tahan dulu sampai tiba di tujuan.

Bawa Vape ke Luar Negeri? Cek Dulu Aturan Negara Tujuan

Aturan tadi berlaku untuk penerbangan di Indonesia. Begitu tujuanmu ke luar negeri, situasinya bisa jauh lebih ketat, dan yang menentukan bukan cuma maskapai tetapi hukum negara tujuan. Beberapa negara melarang vape sepenuhnya, dan wisatawan yang kedapatan membawa vape bisa terkena denda besar bahkan proses hukum.

Thailand dan Singapura termasuk yang paling tegas. Menurut pemberitaan media, sanksi bagi pelanggar bisa mencapai puluhan juta rupiah, dengan denda dilaporkan sampai sekitar Rp 25 juta di beberapa kasus. Maladewa dan sejumlah negara lain juga menerapkan pembatasan ketat. Sebelum berangkat ke luar negeri, cek aturan resmi negara tujuan. Kalau ragu, lebih aman tinggalkan vape di rumah daripada berurusan dengan petugas di bandara asing.

Rekomendasi Pod Ringkas untuk Dibawa Traveling

Karena aturan membatasi satu unit dan mengharuskan perangkat di kabin, pod compact adalah teman perjalanan paling praktis. Ukurannya kecil, muat di saku, baterainya jauh di bawah 100 Wh, dan gampang dimatikan. Berikut beberapa pilihan yang tersedia dan laris di Vapertize. Semua harga di bawah bisa berubah, cek halaman produknya untuk info terbaru.

VSEE One Pod Kit Starry Black

VSEE One Pod Kit (mulai Rp 99.000). Paling ringan di kantong dan paling ringkas. Cocok jadi device cadangan yang tinggal diselipkan di tas tanpa ribet, ideal buat yang baru pertama kali membawa vape terbang.

Oxva Xlim Go 2 Black Carbon

Oxva Xlim Go 2 (mulai Rp 199.000). Salah satu pod terlaris di Vapertize. Bentuknya tipis, draw activated tanpa banyak tombol, dan baterainya cukup untuk seharian jalan-jalan. Praktis dimatikan dengan melepas pod-nya saja.

Vaporesso Xros 5 Mini Black

Vaporesso Xros 5 Mini (mulai Rp 190.000). Compact, ringan, dan punya tombol on off yang jelas sehingga gampang dipastikan mati sebelum masuk kabin. Pilihan aman buat traveling harian.

Foom Pod X Switch Black

Foom Pod X Switch (mulai Rp 210.000). Sistem pod sederhana dengan pengoperasian minim ribet, pas buat yang mau device tahan banting untuk dibawa bepergian.

Kalau kamu masih baru dan bingung memilih, lihat panduan rekomendasi pod vape bagus untuk pemula, atau jelajahi semua pilihan di kategori device dan liquid kami.

Checklist Sebelum Berangkat

Siap Terbang dengan Vape Kamu

Bawa vape di pesawat itu mudah selama kamu ikut aturan: satu unit di kabin, device mati, baterai aman, liquid dikemas rapi, dan tidak dipakai selama penerbangan. Untuk perjalanan ke luar negeri, selalu cek hukum negara tujuan lebih dulu. Perlu device compact yang siap traveling atau liquid resmi bercukai untuk stok perjalanan? Lihat koleksi lengkap kami di katalog Vapertize, atau mampir ke gerai kami di Bangil dan Pandaan.

Pertanyaan umum (FAQ)

Apakah vape boleh masuk bagasi pesawat?

Tidak boleh masuk bagasi tercatat. Vape dan baterainya wajib dibawa di kabin karena baterai lithium berisiko jika berada di ruang bagasi yang tidak diawasi.

Berapa banyak vape yang boleh dibawa ke pesawat?

Maksimal satu unit per penumpang sesuai SE 12 DJPU 2024.

Bolehkah membawa liquid vape di pesawat?

Boleh, dengan botol maksimal 100 ml dan dikemas rapi dalam kantong plastik bening, mengikuti aturan cairan penerbangan.

Bolehkah vaping di dalam pesawat?

Tidak boleh. Larangan merokok di pesawat termasuk rokok elektrik, dan ini berlaku juga di dalam toilet.

Aman tidak membawa vape ke luar negeri?

Tergantung negara tujuan. Beberapa negara seperti Thailand dan Singapura melarang vape dengan denda besar, jadi cek dulu aturan resmi negara tujuan sebelum berangkat.

Tim Vapertize

Distributor & toko vape premium di Pasuruan (Bangil & Pandaan). Konten disusun untuk membantu pengguna dewasa memahami vaping dengan benar & aman.