Apa Saja Kandungan di Dalam Liquid Vape? Kenali PG, VG, Perisa, dan Nikotin
Liquid vape umumnya dibuat dari empat komponen: propilen glikol (PG), vegetable glycerin (VG), perisa food grade, dan nikotin. PG dan VG adalah basis cairan dan mengisi porsi terbesar, biasanya di atas 80 persen dari total formula. Perisa memberi karakter rasa dalam porsi kecil, sedangkan nikotin ditambahkan sesuai kadar yang tertera di label. Liquid tanpa nikotin hanya berisi tiga komponen pertama.
Apa saja kandungan di dalam liquid vape?
Liquid vape standar berisi empat bahan: propilen glikol, vegetable glycerin, perisa food grade, dan nikotin. Dua yang pertama disebut basis dan mengisi sebagian besar isi botol. Perisa hanya sebagian kecil tetapi paling menentukan karakter rasa. Nikotin dinyatakan dalam miligram per mililiter dan bisa nol pada liquid tanpa nikotin. Di luar empat bahan ini, tidak ada bahan lain yang seharusnya ada di botol liquid komersial.
| Komponen | Porsi umum | Peran utama |
|---|---|---|
| Propilen glikol (PG) | sekitar 30 sampai 50 persen | Pembawa rasa dan sumber sensasi di tenggorokan, cairan encer |
| Vegetable glycerin (VG) | sekitar 50 sampai 70 persen | Pembentuk uap dan tekstur lembut, cairan kental |
| Perisa food grade | umumnya di bawah 15 persen | Menentukan karakter rasa |
| Nikotin | 0 sampai 30 mg per ml | Kadar yang dicari perokok dewasa, bersifat adiktif |
Porsi di tabel adalah kisaran umum, bukan standar baku. Tiap produsen punya formula sendiri, dan yang mengikat adalah angka yang dicantumkan di label botol.
Apa fungsi propilen glikol (PG) di liquid?
Propilen glikol adalah cairan bening yang encer dan berperan sebagai pembawa rasa sekaligus sumber sensasi di tenggorokan. Karena lebih ringan daripada VG, PG meresap lebih cepat ke kapas coil dan lebih mudah menguap. Liquid dengan porsi PG besar biasanya terasa lebih tajam rasanya dan lebih terasa saat ditarik, tetapi uap yang dihasilkan lebih tipis.
PG juga membuat liquid lebih mudah mengalir, sehingga cocok untuk pod berukuran kecil dengan lubang aliran sempit. Sebagian pengguna melaporkan tenggorokan terasa lebih kering pada liquid dengan PG tinggi, terutama saat baru beralih dari rasio lain. Kalau ini terjadi bersamaan dengan batuk, penyebabnya bisa lebih dari satu faktor, dan pembahasannya ada di artikel batuk saat vaping.
Apa fungsi vegetable glycerin (VG) di liquid?
Vegetable glycerin adalah cairan kental dengan rasa manis samar yang bertugas membentuk uap. Semakin besar porsi VG, semakin tebal uap yang keluar dan semakin lembut sensasi di tenggorokan. Konsekuensinya, VG tinggi meresap lebih lambat ke kapas sehingga lebih cocok untuk coil dengan resistansi rendah dan watt yang lebih besar, bukan untuk pod MTL sederhana.
Memakai liquid VG tinggi di pod yang dirancang untuk cairan encer adalah salah satu penyebab dry hit, karena kapas belum sempat basah kembali saat coil sudah dipanaskan. Untuk memahami hubungan antara kekentalan liquid dan resistansi coil, lihat panduan coil 0.8 ohm.
Kenapa rasio PG/VG tiap liquid berbeda?
Rasio PG/VG diatur produsen agar sesuai dengan jenis perangkat yang menjadi sasaran produk. Liquid saltnic untuk pod umumnya dibuat 50/50 atau 60/40 supaya cukup encer dan rasanya tegas di coil resistansi tinggi. Liquid freebase untuk mod cenderung 70/30 karena dipakai di perangkat berdaya besar yang menuntut uap tebal. Rasio ini biasanya tercetak di botol.
Kalau rasio di botol tidak cocok dengan perangkat, gejalanya cepat terasa: rasa hambar dan sensasi terbakar untuk liquid terlalu kental, atau bocor dan boros untuk liquid terlalu encer. Pembahasan lengkap soal cara memilih ada di artikel PG dan VG di liquid vape.
Perisa di liquid vape itu apa?
Perisa liquid adalah konsentrat food grade, yaitu bahan perisa yang memenuhi standar untuk konsumsi. Porsinya paling kecil di antara semua komponen, umumnya di bawah 15 persen, tetapi bagian inilah yang membedakan satu liquid dengan liquid lain. Satu rasa jarang berasal dari satu perisa tunggal, biasanya campuran beberapa konsentrat yang diracik dengan takaran tertentu.
Perlu dicatat bahwa food grade berarti layak dikonsumsi sebagai makanan, dan tidak semua bahan makanan dirancang untuk diuapkan. Karena itu produsen liquid memakai konsentrat yang memang diformulasikan untuk keperluan ini, bukan perisa kue atau minyak esensial dari dapur. Perisa juga butuh waktu menyatu dengan basis, dan itulah dasar dari praktik steeping liquid.
Nikotin di liquid: freebase atau saltnic?
Nikotin di liquid tersedia dalam dua bentuk. Freebase adalah nikotin dalam bentuk murni yang umum dijual pada kadar 3 dan 6 mg per ml. Saltnic adalah garam nikotin yang dibuat dengan menambahkan asam, biasanya asam benzoat, sehingga terasa lebih halus di tenggorokan meski kadarnya tinggi. Karena itu saltnic lazim beredar di kadar 20, 25, sampai 30 mg per ml.
Angka miligram bukan penanda kualitas, melainkan takaran. Kadar yang terlalu tinggi untuk kebiasaan seseorang bisa memicu pusing dan mual yang biasa disebut nic sick. Untuk memilih angka yang masuk akal, lihat arti angka nikotin di liquid dan perbandingan bentuknya di saltnic vs freebase.
Apakah semua liquid mengandung nikotin?
Tidak semua. Ada liquid dengan kadar 0 mg yang hanya berisi PG, VG, dan perisa. Produk seperti ini tetap dijual untuk konsumen dewasa dan tetap masuk kategori produk vape, bukan produk konsumsi umum. Kadar nol juga tidak membuat perangkat, coil, atau cara pemakaiannya berbeda, karena yang berubah hanya satu komponen dari formula.
Bahan apa yang tidak seharusnya ada di dalam liquid?
Liquid vape berbasis PG dan VG, bukan berbasis minyak. Bahan seperti minyak goreng, minyak esensial, atau cairan lain yang tidak dirancang untuk diuapkan bukan bagian dari formula liquid dan tidak seharusnya ditambahkan ke botol. Begitu pula air atau alkohol yang dicampur sendiri untuk mengencerkan, karena mengubah rasio yang sudah disetel produsen.
Meracik atau mencampur liquid sendiri tanpa takaran dan alat ukur yang benar membuat isi botol tidak lagi sesuai label, termasuk kadar nikotinnya. Cara paling praktis memastikan isi sesuai dengan yang tertulis adalah membeli produk bercukai resmi dari penjual yang jelas. Penandanya bisa dicek lewat 6 penanda produk vape resmi bercukai.
Bagaimana cara membaca label botol liquid?
Label botol liquid biasanya memuat semua informasi yang dibutuhkan untuk memastikan produk cocok dengan perangkat. Yang perlu dicek ada enam: kadar nikotin dalam mg per ml, rasio PG/VG, volume botol, pita cukai, kode batch atau tanggal produksi, dan nama produsen atau importir. Kalau salah satu tidak ada, sebaiknya pertimbangkan ulang sebelum membeli.
- Kadar nikotin. Ditulis sebagai angka mg atau mg/ml. Contoh umum: 3 mg dan 6 mg untuk freebase, 20 sampai 30 mg untuk saltnic.
- Rasio PG/VG. Menentukan kecocokan dengan pod atau mod yang dipakai.
- Volume. Botol yang beredar umumnya 30 ml dan 60 ml.
- Pita cukai. Liquid legal di Indonesia dikenai cukai HPTL dan pitanya menempel di kemasan.
- Kode batch atau tanggal produksi. Berguna untuk memperkirakan umur liquid dan menelusuri produk kalau ada keluhan.
- Identitas produsen. Nama merek, produsen, atau importir yang bisa ditelusuri.
Membaca label sebelum membeli menghemat banyak percobaan yang tidak perlu, terutama soal rasio dan kadar nikotin. Sisanya soal selera, dan itu memang perlu dicoba.
Cari liquid yang cocok dengan perangkatmu?
Katalog Vapertize mencantumkan rasio dan kadar nikotin tiap liquid, jadi kamu bisa mencocokkannya sebelum membeli. Semua produk legal dan bercukai resmi, khusus perokok dewasa 21+.
Pertanyaan umum (FAQ)
Apa saja isi liquid vape secara umum?
Liquid vape umumnya berisi empat bahan: propilen glikol (PG), vegetable glycerin (VG), perisa food grade, dan nikotin. PG dan VG adalah basis cairan dan mengisi porsi terbesar, biasanya di atas 80 persen dari formula. Perisa mengisi porsi kecil namun menentukan karakter rasa, sedangkan nikotin ditakar dalam miligram per mililiter dan bisa bernilai nol pada liquid tanpa nikotin.
Apa beda PG dan VG di dalam liquid?
PG adalah cairan encer yang berperan sebagai pembawa rasa dan sumber sensasi di tenggorokan, sedangkan VG adalah cairan kental yang membentuk uap dan membuat tarikan terasa lebih lembut. Liquid dengan PG lebih besar terasa lebih tajam rasanya tetapi uapnya tipis, sementara VG lebih besar menghasilkan uap tebal namun butuh coil resistansi rendah dan watt yang lebih tinggi.
Apakah liquid vape mengandung minyak?
Tidak. Liquid vape berbasis propilen glikol dan vegetable glycerin, bukan berbasis minyak. Minyak goreng, minyak esensial, atau cairan lain yang tidak dirancang untuk diuapkan bukan bagian dari formula liquid dan tidak seharusnya ditambahkan sendiri ke dalam botol. Menambahkan bahan di luar formula juga membuat isi botol tidak lagi sesuai dengan yang tertulis di label.
Apakah ada liquid yang tidak mengandung nikotin?
Ada. Liquid dengan kadar 0 mg hanya berisi PG, VG, dan perisa tanpa tambahan nikotin. Produk ini tetap termasuk produk vape dan tetap ditujukan untuk konsumen dewasa 21+, bukan untuk konsumsi umum. Kadar nol tidak mengubah cara pemakaian perangkat maupun pemilihan coil, karena yang berbeda hanya satu komponen dari keseluruhan formula.


