News

Tren Vape 2026 di Indonesia: Gaya, Rasa & Perangkat Terkini

Tim Vapertize 19 Juli 2026 ~7 menit baca Khusus 21+
NEWSTren Vape 2026di IndonesiaVAPERTIZEยท vapertize.id

Tren vape 2026 di Indonesia ditentukan oleh satu hal besar: regulasi. Pemerintah menargetkan implementasi aturan rokok elektronik berdasarkan PP Nomor 28 Tahun 2024 mulai Juli 2026, yang menyamakan pengendalian vape dengan rokok konvensional lewat batas usia 21 tahun, pembatasan iklan, dan standar kandungan produk. Di sisi produk, perangkat berbasis pod terus mendominasi karena praktis, sementara arah rasa bergeser ke profil yang lebih kompleks.

Penting. Artikel ini ditujukan untuk perokok dewasa 21 tahun ke atas. Produk vape mengandung nikotin, dan nikotin adalah zat adiktif. Bukan untuk non-perokok, di bawah umur, atau ibu hamil. Beli hanya produk legal bercukai dari penjual resmi yang menerapkan verifikasi usia.

Apa yang berubah pada regulasi vape Indonesia 2026?

Perubahan intinya: vape resmi diperlakukan sebagai produk tembakau dan dikendalikan setara rokok konvensional. Menurut Kementerian Kesehatan, pengaturan rokok elektronik dalam PP Nomor 28 Tahun 2024 mencakup pembatasan usia, pengendalian iklan, serta standar kandungan produk. Penggunaan dilarang bagi masyarakat di bawah 21 tahun, promosi dibatasi termasuk di media sosial, dan produk wajib memenuhi standar maksimal kandungan nikotin.

PP 28/2024 sendiri merupakan peraturan pelaksana dari Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan dan disahkan pada 26 Juli 2024. Selain tiga poin di atas, aturan ini juga membawa kewajiban peringatan kesehatan pada kemasan dan larangan penggunaan di Kawasan Tanpa Rokok, sebagaimana berlaku pada rokok biasa.

Satu catatan penting: aturan turunan berupa Peraturan Menteri dan Keputusan Menteri masih dalam tahap finalisasi dan sosialisasi per pertengahan 2026. Angka teknis yang beredar di berbagai kanal, seperti batas volume kemasan liquid, sebaiknya tidak dianggap final sampai terbit dari sumber resmi Kemenkes dan BPOM.

Kapan aturan vape 2026 mulai berlaku?

Pemerintah menargetkan implementasi kebijakan mulai berjalan pada Juli 2026. Per April 2026, Kementerian Kesehatan menyatakan prosesnya masih dalam tahap persiapan, termasuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat bersama organisasi kesehatan dan organisasi profesi. Artinya, penerapan di lapangan kemungkinan berlangsung bertahap, bukan sekaligus pada satu tanggal.

Untuk pelaku usaha, jendela waktu ini adalah masa penyesuaian: memastikan verifikasi usia berjalan, stok produk bercukai rapi, dan materi komunikasi tidak melanggar pembatasan promosi.

Apakah vape dilarang di Indonesia mulai 2026?

Tidak. Per Juli 2026, vape tidak dilarang, melainkan diatur lebih ketat melalui PP 28/2024 dengan pengendalian setara rokok konvensional. Yang berubah adalah cara produk dijual, dipasarkan, dan digunakan. Rokok elektrik juga tetap berstatus Barang Kena Cukai, sehingga produk legal ditandai pita cukai resmi.

Perlu dicatat bahwa wacana pelarangan memang ada dan menjadi perdebatan publik. Badan Narkotika Nasional dan sejumlah anggota DPR menyuarakan dukungan pengetatan bahkan pelarangan, dipicu temuan penyalahgunaan vape sebagai media konsumsi narkotika seperti etomidate, yang telah diklasifikasikan sebagai narkotika golongan II. Di sisi lain, Guru Besar FKUI Faisal Yunus menilai regulasi masih perlu diperkuat terutama untuk melindungi kelompok rentan seperti remaja. Diskusi ini belum berubah menjadi kebijakan pelarangan.

Bagaimana proyeksi pengguna vape di Indonesia 2026?

Jumlah pengguna rokok elektrik diproyeksikan terus bertambah pada 2026, seiring meningkatnya kesadaran perokok dewasa terhadap risiko rokok konvensional dan berkembangnya edukasi mengenai produk alternatif. Proyeksi ini disampaikan Gerakan Bebas Tar dan Asap Rokok akhir 2025. Namun tingkat literasi publik Indonesia terhadap rokok elektrik masih relatif rendah dibanding sejumlah negara tetangga.

Di titik ini penting menjaga framing yang jujur. Vape bukan produk tanpa risiko. Posisinya adalah opsi transisi bagi perokok dewasa yang kesulitan berhenti secara langsung, dengan tujuan akhir tetap berhenti sepenuhnya, baik dari rokok maupun vape. Vape tidak seharusnya diposisikan sebagai produk yang lebih baik begitu saja, dan sama sekali bukan untuk orang yang belum merokok.

Perangkat apa yang paling diminati tahun ini?

Perangkat berbasis pod tetap menjadi pilihan dominan. Retailer di Indonesia mencatat bahwa dalam dua hingga tiga tahun terakhir produk pod semakin diminati karena dinilai lebih praktis dan mudah digunakan dibanding perangkat konvensional. Tren ini diperkirakan berlanjut pada 2026 seiring masuknya pengguna dewasa baru yang mencari alternatif dengan kurva belajar lebih landai.

Secara global, arah pengembangan perangkat bergerak ke tiga hal: format isi ulang yang mengurangi limbah, kontrol penggunaan yang lebih transparan seperti indikator baterai dan pengaturan airflow, serta desain yang lebih ringkas. Untuk pasar Indonesia, kombinasi open pod dengan cartridge yang mudah didapat masih menjadi titik manis antara biaya pemakaian dan kenyamanan.

Ke mana arah tren rasa liquid 2026?

Arah rasa 2026 bergerak dari profil satu dimensi ke racikan berlapis. Alih-alih buah tunggal, banyak rilis baru menggabungkan beberapa lapis rasa, memakai profil bertema minuman seperti kopi, teh manis, dan cola, serta memperlakukan sensasi dingin sebagai tekstur pendukung, bukan rasa utama. Profil nostalgia seperti sereal dan dessert juga kembali ramai.

Perlu diingat, pengamatan tren rasa ini sebagian besar berasal dari pasar internasional. Selera lokal punya karakter sendiri, dan ketersediaan di Indonesia tetap bergantung pada produk yang lolos standar serta terdaftar resmi. Ketika standar kandungan diterapkan lebih ketat, kemungkinan besar variasi yang beredar akan lebih terkurasi dibanding beberapa tahun terakhir.

Apa artinya semua ini untuk konsumen dewasa?

Untuk pengguna dewasa 21 tahun ke atas, dampak praktisnya ada tiga: produk yang beredar akan lebih terstandar, perbedaan antara produk resmi dan ilegal makin mudah dikenali lewat pita cukai dan label peringatan, serta harga produk legal berpotensi menyesuaikan mengikuti kebijakan cukai. Promosi yang lebih terbatas juga berarti informasi produk lebih banyak didapat langsung dari toko resmi.

Cara paling aman menghadapi transisi ini sederhana. Pastikan usia Anda memenuhi syarat, beli dari toko yang menjalankan verifikasi usia dan menjual produk bercukai, periksa kelengkapan kemasan dan pita cukai, pahami spesifikasi seperti kadar nikotin dan kompatibilitas device, lalu gunakan dengan bijak di luar Kawasan Tanpa Rokok.

Sumber

Rangkuman dari berbagai sumber per Juli 2026; detail aturan turunan masih dapat berubah. Rujuk pengumuman resmi Kementerian Kesehatan dan BPOM untuk informasi terkini.

Belanja aman, produk bercukai

Vapertize melayani pengguna dewasa 21+ di Bangil dan Pandaan dengan produk resmi bercukai. Cek ketersediaan terbaru di katalog kami.

Pertanyaan umum (FAQ)

Apakah vape dilarang di Indonesia pada 2026?

Tidak. Per Juli 2026 vape tidak dilarang, melainkan diatur lebih ketat lewat PP Nomor 28 Tahun 2024 dengan pengendalian setara rokok konvensional. Yang berubah adalah batas usia menjadi 21 tahun, pembatasan iklan dan promosi termasuk di media sosial, standar kandungan nikotin, peringatan kesehatan pada kemasan, serta larangan penggunaan di Kawasan Tanpa Rokok. Rokok elektrik tetap berstatus Barang Kena Cukai.

Kapan aturan vape 2026 mulai berlaku?

Pemerintah menargetkan implementasi mulai Juli 2026. Per April 2026, Kementerian Kesehatan menyatakan prosesnya masih tahap persiapan termasuk sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat. Aturan turunan berupa Peraturan Menteri dan Keputusan Menteri masih difinalisasi, sehingga detail teknis dapat berubah. Pantau pengumuman resmi Kemenkes dan BPOM untuk kepastian tanggal dan ketentuan pelaksanaannya.

Berapa usia minimal membeli vape di Indonesia?

Regulasi menetapkan batas minimal 21 tahun. Penjualan dan penggunaan rokok elektronik dilarang bagi penduduk di bawah usia 21 tahun, dan produk tidak boleh dijual kepada ibu hamil. Penjual wajib melakukan verifikasi usia. Batas ini konsisten dengan pengendalian produk tembakau lainnya di bawah PP Nomor 28 Tahun 2024.

Bagaimana membedakan produk vape resmi dan ilegal?

Produk resmi ditandai pita cukai, label peringatan kesehatan pada kemasan, dan dijual melalui penjual terverifikasi yang menerapkan verifikasi usia. Rokok elektrik merupakan Barang Kena Cukai, sehingga liquid tanpa pita cukai patut dicurigai sebagai produk ilegal. Membeli dari toko resmi juga memberi kepastian soal keaslian produk, kelengkapan kemasan, dan garansi perangkat.

Tim Vapertize

Distributor & toko vape premium di Pasuruan (Bangil & Pandaan). Konten disusun untuk membantu pengguna dewasa memahami vaping dengan benar & aman.